Setelah menjalani aktivitas dan pekerjaan seharian, tidak sedikit orang merasa pikirannya terlalu penuh, sulit fokus, mudah lelah, atau bahkan tetap merasa “sibuk” meski tubuh sudah berada di rumah. Kondisi ini sering disebut overstimulated, yaitu saat otak menerima terlalu banyak rangsangan dalam waktu yang terus-menerus.
Paparan notifikasi, pekerjaan, suara bising, multitasking, hingga tekanan aktivitas harian bisa membuat tubuh dan pikiran kesulitan beristirahat dengan optimal. Yuk simak beberapa tips mengatasi overstimulated setelah pulang kerja agar tubuh dan pikiran bisa kembali lebih nyaman berikut ini.
Ringkasan
|
1. Kurangi Paparan Gadget Sesaat
Setelah bekerja seharian di depan layar, tubuh dan otak sebenarnya membutuhkan jeda dari berbagai informasi tambahan. Namun, banyak orang justru langsung membuka media sosial, membalas chat, atau menonton video tanpa henti setelah pulang kerja.
Cobalah memberi waktu sekitar 15–30 menit tanpa gadget agar pikiran dapat beristirahat lebih dulu. Mengurangi paparan layar sementara dapat membantu otak menjadi lebih tenang dan mengurangi rasa lelah mental akibat terlalu banyak stimulasi digital.
2. Istirahat di Tempat yang Tenang
Lingkungan yang terlalu ramai atau penuh suara dapat membuat kondisi overstimulated semakin terasa. Karena itu, penting untuk memberi tubuh ruang istirahat yang lebih nyaman dan minim gangguan setelah beraktivitas.
Anda bisa duduk santai di kamar, mematikan suara televisi, atau sekadar menikmati suasana tenang beberapa menit. Suasana yang lebih hening membantu otak memproses rasa lelah dan membuat tubuh perlahan menjadi lebih rileks.
3. Dengarkan Musik yang Menenangkan

Musik dapat membantu memperbaiki suasana hati sekaligus membuat pikiran lebih tenang setelah hari yang melelahkan. Memilih musik dengan tempo pelan atau suara alam bisa membantu tubuh lebih rileks.
Selain membantu mengurangi stres, mendengarkan musik yang menenangkan juga dapat membantu menurunkan ketegangan emosional setelah menghadapi aktivitas padat sepanjang hari. Hal ini membuat tubuh terasa lebih nyaman sebelum kembali beraktivitas.
4. Atur Napas dan Relaksasi Tubuh
Saat tubuh terlalu lelah atau pikiran terasa penuh, napas biasanya menjadi lebih pendek dan tidak teratur. Kondisi ini dapat membuat tubuh semakin tegang tanpa disadari.
Cobalah melakukan teknik pernapasan perlahan atau peregangan ringan selama beberapa menit. Relaksasi sederhana membantu tubuh menurunkan ketegangan dan membuat pikiran terasa lebih stabil setelah seharian bekerja.
5. Hindari Multitasking setelah Kerja

Banyak orang tetap melakukan banyak hal sekaligus setelah pulang kerja, mulai dari membuka gadget, menonton, sambil membalas pesan atau menyelesaikan pekerjaan lain. Kebiasaan ini membuat otak sulit benar-benar beristirahat.
Memberi fokus pada satu aktivitas sederhana dapat membantu pikiran lebih tenang. Misalnya dengan menikmati makan malam tanpa gadget atau melakukan aktivitas santai tanpa distraksi berlebihan agar otak tidak terus bekerja terlalu keras.
6. Tidur dengan Jadwal yang Teratur
Tidur menjadi salah satu cara penting untuk membantu otak memulihkan energi setelah menerima banyak stimulasi sepanjang hari. Namun, pola tidur yang berantakan dapat membuat tubuh tetap merasa lelah dan sulit fokus keesokan harinya.
Usahakan tidur dan bangun di jam yang relatif sama setiap hari agar kualitas istirahat menjadi lebih baik. Tidur yang cukup membantu tubuh dan pikiran kembali segar sehingga kondisi overstimulated dapat berkurang secara perlahan.
Kesimpulan
Kondisi overstimulated setelah pulang kerja dapat memengaruhi fokus, suasana hati, hingga kualitas istirahat jika dibiarkan terus-menerus. Oleh karena itu, penting untuk memberi waktu bagi tubuh dan pikiran agar dapat kembali tenang setelah menjalani aktivitas yang padat.
Mulai dari mengurangi paparan gadget, beristirahat di tempat yang tenang, hingga menjaga pola tidur yang teratur dapat membantu otak mendapatkan waktu istirahat yang lebih optimal. Dengan kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, tubuh dan pikiran bisa terasa lebih rileks dan nyaman setiap hari.
Referensi:
https://topikalimantan.com/overstimulated-24-7-ini-tips-simpel-agar-otak-bisa-beristirahat-kembali/
FAQ
Beberapa tanda yang umum muncul seperti sulit fokus, mudah lelah, cepat emosional, sulit tidur, hingga merasa pikiran terlalu penuh.
Bisa. Terutama jika seseorang terus menerima banyak tekanan kerja, paparan layar, suara bising, atau kurang waktu istirahat.
Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus hingga mengganggu tidur, pekerjaan, atau kesehatan mental sehari-hari, sebaiknya mulai mencari bantuan profesional atau mengatur pola hidup dengan lebih baik.
